Tujuh Tahun Rachela: Senyum Manis dan Tangan Kecil untuk Gunung Agung

Rachela 7 Tahun

Rachela masih tertidur ketika kami sudah bersiap memberinya kejutan sederhana. Manik mempersiapkan es krim berisi tujuh lilin dan saya membangunkan Rachela. Adik Leo masih asyik melihat tabletnya, menonton serial Peppa Pig – serial kesukaan Rachela sebelumnya yang kemudian Leo sukai juga. Peppa sudah menjadi bagian kami sejak tinggal di Australia lalu. Bahkan Rachela pernah menonton show Peppa Pig langsung di Federation Square, Melbourne. Meski itu tak sengaja di suatu festival kota tersebut, namun ini pasti akan jadi kenangan menyenangkan baginya seumur hidup.

Kakak masih pelan terbangun ketika melihat ada tujuh lilin di depannya. Manik menyuruhnya meniup lilin. Meski masih mengantuk, ia meniup seluruh lilinnya dengan satu kali tiup saja. Wah sudah kuat ya ternyata. Malam harinya, kami dengan keluarga kecil berkumpul dan merayakan ulang tahun kakak secara sederhana saja. Ada dua hal penanda penting di ulang tahun kakak kali ini. Seperti ultah Leo yang kedua, ultah Rachela kali ini dilakukan di rumah kami sendiri. Sesuatu yang sederhana ini karena semua masih tumbuh. Hal lain yang menarik sekaligus menjadi penanda ultah kakak saat ini adalah Status Awas (Level IV).

Sejak tadi malam, 22 September 2017, pukul 08.30 malam, status Gunung Agung telah ditingkatkan dari Siaga (Level III) menjadi Awas (Level IV) atau tertinggi dalam suatu level erupsi. Banyak berita bersliweran, dari media, dari chats WA, Line, dan lain-lain. Ada yang hoaks, ada yang mencoba mencari sumber valid dari aplikasi Magma, Info BMKG atau PVMBG. Menarik memang mencermati banyaknya pihak yang bisa jadi ingin baik, menjadi yang pertama menyampaikan informasi, namun belum mencermati keabsahan data yang disampaikan. Hendaknya budaya membaca lebih dikedepankan dalam hal ini apalagi mengingat Indonesia masuk dalam golongan budaya tutur (oral culture). Tidak salah dengan budayanya, namun dalam konteks informasi dan sesuatu yang saintifik, hendaknya kita sepakat bahwa validitas dan reliabilitas informasi ada.

Kakak mulai banyak bertanya kepada Manik atau saya tentang Gunung Agung. Saya perlihatkan gambar, gambar kemungkinan lahar ketika erupsi terjadi, menunjukkan hasil laporan aplikasi Magma, dan informasi tentang anak-anak, ternak, dan para pengungsi. Kita tahu ada puluhan ribuan yang sudah mengungsi dan diminta mengungsi. Erupsi Gunung Agung adalah sesuatu yang tidak bisa dihindarkan. Ia adalah siklus alam yang harus terjadi. Tidak ada urusan dengan supranatural, dan sejenisnya. Yang bisa dilakukan adalah meminimalisir kerugian dan dampak negatif dari bencana alam ini. Erupsi terakhir Gunung Agung adalah tahun 1963. Berbagai dampak dirasakan mulai kerugian nyawa dan materiil. Saya sendiri belum lahir saat itu, namun mendengar cerita dari orang tua. Karena kami tinggal di kabupaten lain (Buleleng), dampak letusan ‘hanya’ berupa hujan abu dan gelapnya langit. Belajar dari hal tersebut, penting kemudian kami juga bersiap-siap dengan masker, air, dan lain-lain yang penting, karena kita tidak pernah tahu apa yang akan terjadi dengan masa depan.

Saya pribadi juga menerima banyak pertanyaan, concern, dan kekhawatiran dari teman-teman baik dari dalam maupun luar negeri. Namun, saya sampaikan bahwa kami semua baik-baik saja. Kembali ke pertanyaan-pertanyaan Rachela, ia melihat para pengungsi dan kami sampaikan bahwa banyak teman-temannya yang tidak bisa bersekolah karena hal ini. Mereka perlu baju, makanan, air, atau mainan. Oleh karenanya, ia mencoba kami ajak mengumpulkan mainan-mainan yang kiranya ia tidak pakai lagi, termasuk pakaian yang ia tak pakai lagi. Meski kecil, sumbangannya akan sangat berguna bagi yang memerlukan. Dengan senyum manis, ia menyerahkan sumbangannya kepada Manik yang nantinya akan meneruskan ke rekannya yang akan ke lokasi pengungsian letusan. Semoga yang dilakukan bermanfaat ya Kak!

Tulisan lain tentang Rachela:
1. Lahir
2. Umur Satu Tahun
3. Umur Dua Tahun
4. Umur Tiga Tahun
5. Umur Empat Tahun
6. Umur Lima Tahun
7. Umur Enam Tahun

Tulisan tentang Leonardo:
1. Lahir
2. Umur Satu Tahun
3. Umur Dua Tahun

@mhsantosa

Circle me @ +Made Hery Santosa

©mhsantosa (2017)
I am happy to share this. Please feel free to reblog or share the link, all with my accreditation. Thank you.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: