Mengapa Kita Harus Aktif Networking?

Tepat tanggal 17 Agustus, pagi-pagi sekali, telpon saya berdering. Agak lama saya bisa terbangun. Seperti biasa, suhu dini hari di musim dingin ini cukup rendah sehingga ingin rasanya terus menekuk diri di hangatnya selimut dan electric blanket. Ketika saya lihat, nama kawan saya Bang David tertera dilayarnya. Ternyata ia sedang ada di bandara Tullamarine saat itu untuk pergi konferensi di Singapura. Konferensi ini tampak penting sekali baginya. Namun ia, dengan nada sedikit khawatir, berkata,

“Bli, saya harus pergi ke Singapura pagi ini. Tapi oleh imigrasi paspor saya ditolak, karena akan habis kurang dari enam bulan lagi.”

Saya berusaha menenangkan, “Benar, aturannya seperti itu. Tapi jangan khawatir. Apa Abang punya teman di Konjen?” Saya lanjut bertanya.

Tidak tenang, ia bilang, “Itu dia, tidak punya.”

Saya bisa membayangkan situasinya. Urusan di bandara dan imigrasi selalu menegangkan, terutama bila sesuatu tidak berjalan sebagaimana mestinya. Ia menekankan kembali bahwa ia ingin sekali berangkat meski menyusul karena jadwal presentasinya masih empat hari kemudian.

Saya kemudian memberikan dua nomor kawan saya Mas Naldi dan Mas Wira yang saat ini bekerja sebagai duta konsul Indonesia di Victoria. Ia meminta ijin mengatakan kalau nomor-nomor ini ia dapat dari saya. Tanpa ragu, saya silahkan karena kawan-kawan konsul ini kenal saya dengan cukup baik. Saya beberapa kali terlibat aktivitas dengan banyak orang termasuk kawan-kawan dari konsulat. Saya sarankan juga agar menghubungi pihak maskapai untuk mengatur tiket yang sudah ia beli. Tak ada salahnya mencoba.

Setelah kira-kira dua jam, Bang David memberi tahu saya kalau ia bisa segera bertemu dengan Mas Wira, yang merupakan wakil konsul untuk mengurus perpanjangan paspornya hari itu, di sore hari. Ia harus melengkapi beberapa syarat administrasi. Ada kemungkinan pihak Konjen agak sibuk karena hari itu weekend, juga karena memperingati hari kemerdekaan. Terkait ini, saya yang biasanya juga datang upacara bendera tidak bisa datang karena diminta berbicara oleh pembimbing saya di kelas kawan-kawan Internasional yang mengambil Master’s Degree mengenai Pedagogy, Social Media dan pengalaman relevan lainnya.

Esok harinya, Bang David kembali menghubungi saya mengatakan bahwa paspornya sudah jadi sehingga ia tetap bisa berangkat. Ia termasuk beruntung karena biasanya proses itu memakan waktu kira-kira 3 hari. Tak lupa ia ucapkan terima kasih.

“Hebat Bli, kawan-kawannya,” katanya.

Saya mengerti, maksudnya adalah bukan pada berusaha berkawan dengan orang memiliki posisi penting untuk katabelece, tapi lebih pada kemudahan. Jika semua aturan dan syarat terpenuhi, tentu berteman dengan seseorang yang punya kapasitas tepat di bidangnya akan memudahkan.

Atas ucapannya, saya bisa bayangkan wajahnya sumringah. Kemudian, saya hanya membalas, “Networking itu penting, Bang!” Dengan semangat, tak lupa saya ucapkan selamat dengan doa agar semoga semua lancar.

Tentu banyak sekali manfaat dari networking. Karena itu, jangan ragu atau malu berkawan dengan orang-orang yang bahkan berbeda bidang dengan diri kita. Tulisan ini hanya sebagian kecil saja. Semoga bermanfaat.

Gambar diambil dari sini.

©mhsantosa (2013)
I am happy to share this. Please feel free to reblog or share the link, all with my accreditation. Thank you.

Comments
4 Responses to “Mengapa Kita Harus Aktif Networking?”
  1. So true,….networking penting banget di era digital dimana semua orang dapat terhubung aatu dengan yg lain dg mudah…dan saya rasa skill networking is A MUST SKILL for 21st century learners!

    • Made Hery Santosa says:

      That’s a good point you made. I couldn’t agree more, Mas Steven.
      Thanks udah mampir ya. Keep penning.

  2. Andi Arsana says:

    Cerita yg sangat menarik De. Saya setuju sekali dengan prinsip berjejaring ini. Saya pernag juga mengalami kisah ‘tragis’ seperti ini dan ‘selamat’ karena pertemanan yg baik. Thanks sharingnya De🙂

    • Made Hery Santosa says:

      Eh iya, rasanya sempat baca tulisan Bli tentang ini. Ketika ke Filipina ya kalo ga salah? Benar, tiang sepakat juga Bli. Makasi ya sudah baca.
      Warmest regards

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: