Celoteh

Sen waktu terpinggirkan gugur rambutmu
Tergantung sisa penghidupan tergerus jaman
Hangat telanjang padu kulit merah biru
Celoteh pagimu gerakkan roda laman

Akankah pikir silang arahku terpasung kacamata kuda?
Pantaskah jika bibir ini merengek hati keras bergaram hidup?
Bilakah aku bergeliat liat tanah?
Roda-roda besi ini harus bergerak ke tapal batas tak berujung

Paling pijar mata ini melihat binar matamu
Paling kembang senyum ini bermain dengan geliat semangatmu
Paling bahagia hati ini melihat lesung pipit senyum kembangmu
Binar matamu berpijar penuhi hari

Comments
2 Responses to “Celoteh”
  1. TreattCebra says:

    Happy New Year, everyone!🙂

Trackbacks
Check out what others are saying...
  1. […] tak mau hilang jajar Tangan-tangan indah setia tuntun ajar Mata lentik atensi selidik lapar Senyum celoteh menari suapi […]



Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: