• The weather’s fine. It is 22 Celsius degree today and people looked happy; smiling with bright faces. And suddenly, I saw the juice stall in the Agora – a rendezvous place in the University – became crowded. I remember I had to return some books I borrowed from the library as I couldn’t extend them anymore. After returning the books via the returning booth, I walked back to my office. After passing two workers vacuuming carpets on the Business Department, I saw two ladies wearing black shirts. One was wearing a black shirt and the other one came with an attractive ornamental bling. They seem to be European. As I didn’t know them, I just kept walking while enjoying the beautiful flowers fully blossoming in this lovely spring. Suddenly, after a few steps, one of the women said, “Hey, you inspired me!” Read more by clicking the image :)

Jauh Bukan Halangan, Hari Guru dari Pelosok Kalimantan

JAUH BUKAN HALANGAN, begitulah yang bisa disampaikan. Para guru SD dan SMP ini datang untuk mengikuti workshop Technology Based Education (TBE). Mereka datang dari dari kabupaten dan kota di Kalsel dan Kalteng. Ada yang mungkin jaraknya hampir 500 km, ada yang harus melewati jalan yang sangat susah, menyebrang sungai, melewati gunung dan menggunakan sepeda motor … Continue reading

Inovasi dan Literasi Digital

. Dua kali sudah saya diminta menjadi bagian dari kepanitiaan di salah satu acara konferensi Internasional tentang Pendidikan Bahasa Inggris di Asia Tenggara. Tahun 2018 dan untuk 2019. Ini pusatnya di Phnom Penh. Banyak hal baru yang inovatif. Pihak panitia juga saya lihat banyak perubahan. . Ketika VietTesol dulu meminta bantuan, mereka menggunakan AirTable. Mirip, … Continue reading

Bukan Mie Instan

Kayla datang ke ruangan saya sambil membawa dokumennya. Wajahnya jauh lebih sumringah kali ini. Ia baru saja selesai ujian dan penampilannya cukup baik. Oleh penguji luar, topiknya dianggap baru dan hasilnya keren sekali. Saya sekali lagi mengucapkan selamat. . Saya ingat, di awal bimbingan dulu, wajah tidak yakin, khawatir, dan bingung masih tampak. Apalagi ketika … Continue reading

Tangan Kecil untuk Laskar Pemimpi

Mengatur agenda yang padat kadang tidak mudah. Semakin saya ingin tidak sibuk, semakin banyaklah hal baru berdatangan. Hal baru yang bagus, tentunya. . Sudah beberapa waktu berlalu sejak permintaan berbagi tentang beasiswa ini disampaikan. Saya masih harus menembus jalan di Kalimantan bersama sahabat-sahabat di iTELL untuk berbagi dengan 600an rekan guru disana. Lelah tentunya, tapi … Continue reading

Pertemuan Dua Benua

Sahabat, kadang kita tidak bisa memprediksi masa depan. Kita hanya bisa menjalani dan bersyukur. Akan ada saat kita memberi, ada pula saat kita menerima. . Foto atas, ketika saya menyampaikan terima kasih dari kota kecil Singaraja. Foto bawah, ketika Jennifer berterima kasih dari satu ruangan di Washington Convention Centre, Seattle. @mhsantosa Circle me @ +Made … Continue reading

Melunasi Janji Untuk Negeri

  Menjadi pejuang beasiswa sejati itu perjalanan menginspirasi tiada henti. . Menjadi pejuang beasiswa sejati itu menumbuhkan tunas-tunas kebaikan ibu pertiwi. . Menjadi pejuang beasiswa sejati itu belajar selalu dari anak-anak laskar pemimpi . Menjadi pejuang beasiswa sejati itu, gagal tidak tumbang, sukses tidak tinggi hati . Menjadi pejuang beasiswa sejati itu menjadi cerdas namun … Continue reading

Pertemuan 10 Tahun Kemudian di Borneo

After 10 years, I am very grateful to meet Bu Meta and Pak Faisal. In 2008, they attended Sertifikasi in Bali and now meeting them in the far land of Borneo. Thank you Pak and Bu 🙏😊 @mhsantosa Circle me @ +Made Hery Santosa ©mhsantosa (2018) I am happy to share this. Please feel free … Continue reading

Delapan Tahun Rachela: Terima kasih Tulip

Melihat Rachela tumbuh adalah kebahagiaan sebagai ayah, sebagai orang tua. Seperti melihat tulip yang saya beli di pinggir jalan Victoria Market ketika ia lahir dulu mulai tumbuh. Jari-jarinya mulai lincah bermain tuts kibor, seperti Manik. Tatapan matanya mulai gemulai namun energik ketika ia menari Bali. Melihatnya kadang berargumen dengan Leonardo, Manik, atau saya adalah proses … Continue reading

Tiga Tahun Leonardo: The Future

Leonardo, dipanggil Leo, sibuk menendang bola. Sudah berapa bola pemberian kakeknya yang hilang atau kempes berganti bola baru. Tak peduli, bola harus ditendang. Setinggi-tingginya. Setinggi pesawat, katanya. Pesawat adalah kesukaan lainnya. Selalu ingin ikut kalau saya sedang bepergian 🙂 Bahasa Inggrisnya mulai catching, dibantu banyak pihak, utamanya Manik. Robot, mobil, bengkel, peppa pig, super truck, … Continue reading

Angkat Sauh (Bagian Dua)

Angkat sauh. Berlayarlah sampai jauh. Selalu ingat tempat tumbuh. Berteduh. ©mhsantosa (2018)

Tangan Kecil untuk Nak Bali

Kemarin dihampiri tiga anak muda. Saya sudah kenal Hadi atau Jati @lookj, ia sudah kontak-kontak sebelumnya. Bahkan dua atau tiga tahun lalu, kami pernah ngobrol santai ketika ia liburan ke Bali, dari tugasnya di daerah timur Indonesia. . Adik-adik yang dua lagi saya belum tahu. Mereka menyapa ramah. Mereka bilang kalau mereka alumni Jurusan Fisika Undiksha. … Continue reading

Arti Sebuah Nama (Bagian 3)

Saya baru masuk ke hall Menara Pinisi di UNM ketika seorang laki-laki menyapa saya. Keturunan Arab sepertinya. “Nice to meet you, Pak. You don’t know me, but I know you.” Saya masih senyum sedikit kaget. Ketika saya sampaikan sedang ada conference juga di tempat saya, ia langsung bilang, “What we can do to help you?” … Continue reading

Meja 10

Saya sedang duduk dengan Bu Wahyu, kawan lama dari Surabaya. Di kejauhan seorang Ibu lain melambai dan meminta saya ngobrol. Saya ingat pernah bertemu tapi dimana ya. Ternyata, otak ini memang sudah over 🙂 . Beliau adalah Ibu yang membantu saya dan teman-teman kerjasama internasional untuk pembentukan konsorsium Indonesia timur dulu. Namanya Bu Rasuna. Dari … Continue reading

Pertama

Ketika saya menjejak bandara Shuvarnabumi untuk pertama kalinya, saya langsung amazed dengan tata letak dan kemegahan infrastrukturnya. Bangkok (Thailand), tempat yang kira-kira mirip dengan Jakarta (Indonesia) sudah punya bandara sebagus dan sekeren ini. Sukarno Hatta saja masih jauh. Waktu itu, Sukarno Hatta belum seperti sekarang. Ngurah Rai juga belum semegah sekarang. . Pertama kali ke … Continue reading

Bertemu Angel

Saya kaget. Ketika sedang mencari tempat duduk, ada yang memanggil saya. Saya tahu anak ini tapi memang ternyata sudah over, otak saya tidak bisa mengingatnya. Saya tahu ia salah satu mahasiswa cerdas saya. Setelah mengingat dan bertanya, saya ingat namanya Angel. . Saya kaget lagi. Ketika saya sedang antre check in untuk perjalanan selanjutnya. Lagi-lagi … Continue reading

Warna-warni

Melihat keberagaman itu kadang tidak mudah. Kadang ia terlalu memusingkan. Kadang ia sulit dipahami. . Memiliki keberagaman itu kadang tidak mudah. Kadang ia terlalu penuh jalan terjal. Kadang ia terlalu tinggi untuk dicapai. . Keberagaman adalah warna warni. Ia terdiri dari banyak hal yang berkumpul jadi satu. Jika kita mampu merangkulnya dengan ikhlas melepasnya, niscaya … Continue reading

Belajar Menguji Calon Doktor

Saya sedang sarapan ketika ada notifikasi di WA saya menanyakan tentang kesediaan saya menjadi penguji tamu untuk ujian calon doktor di Universitas Negeri Malang. Saya jujur sedikit kaget, karena merasa belum layak. Yang saya tahu, professor lah yang paling cocok menguji calon doktor. Dari segi kepantasan akademik, sepertinya demikian. Namun Pak Arfan menegaskan bahwa nama … Continue reading

Berkarya di Desa

Kuliah Kerja Nyata (KKN) bagi sebagian mahasiswa bisa jadi sesuatu yang membuat tidak nyaman. Tempat baru, tidur di lantai, nyamuk, dingin, sakit, MCK sulit, air macet-macet, dapur dan memasak, berinteraksi dengan orang dan lingkungan baru. Pokoknya, semua baru yang mungkin membuat tidak nyaman. . Tapi bagi sebagian mahasiswa, ini bisa jadi sebuah kesempatan untuk beradaptasi, … Continue reading

Bowo Tik Tok dan Berkarya

Pernahkah kita merasa bahwa menulis itu sulit? Ah lebih keren Instastory atau Meet and Greet dengan Bowo Alpenliebe, kata beberapa netijen. Kebanyakan generasi Z 😊 . Menulis memang perlu komitmen. Dengan menulis, seseorang bisa lebih reflektif terhadap banyak hal. Mengapa? Karena ia membaca. Tanpa membaca, jangan harap bisa menulis. . Saya sudah baca kok, kata … Continue reading

Dharma Adharma dan Thanos

Galungan konon diperingati sebagai hari kemenangan dharma atas adharma. Kemenangan kebaikan akan kejahatan, dan seterusnya. Di epos Mahabharata yang terkenal itu, Karna memilih bergabung dengan Kurawa dan memperjuangkan kebenaran yang ia yakini. Di Film MCU terbaru, Thanos, seorang Mad Titan, memperjuangkan kebenaran yang ia percaya. Sudah terlalu banyak perang dan kebatilan sehingga alam semesta harus … Continue reading

Sweater Robek

Saya berjalan di koridor Office di Edu 101 Building. Hari sudah sore. Cuaca sedikit dingin karena musim gugur sudah dimulai. Pemandangan daun-daun maple oranye merah kecoklatan mulai banyak. Mata ini selalu damai melihatnya. Saya sedang keluar untuk membeli kopi di kantin di bawah kantor saya. Di tengah perjalanan, saya berpapasan dengan seseorang. Ia menggunakan sweater … Continue reading

Menjadi Pohon

Sahabat saya, Mas Irfan tiba-tiba men-tag saya di FB dan menyampaikan bahwa saya diminta berkenan menjadi Bapak Asuh Buku Tamu Hidup (Pohon) di Universitas PGRI Adi Buana Surabaya. Saya jujur terkejut, karena ini tiada angin tiada hujan. Namun saya menyampaikan bahwa itu adalah kehormatan bagi saya dan saya berjanji akan mengunjungi kampus dan menengok pohon … Continue reading

Minion Mata Satu

Lautan Pasifik – 2017 Saya memandang ke arah jendela. Saat itu, saya sedang antre di Lavatory di bagian belakang pesawat jumbo jet yang saya tumpangi. Belasan jam perjalanan membuat kaki tangan ini penat. Dan tentu saja, setelah mendapat berbagai hidangan pesawat, kita harus berjalan-jalan sambil ke ruangan kecil ini 🙂 — Sambil menunggu, mata saya … Continue reading

Lalapan dan Riset

Sore tadi saya harus berkeliling dari Rumah Sakit menunggui Tulip, mengantar Leonardo, dan beli makanan untuk makan malam. Agar cepat, saya berhenti di warung lalapan langganan. Ketika menunggu, saya dikejutkan oleh sapaan seseorang. Namanya Relita. Ia menyalami dan menaruh tangan saya di dahinya. Wujud takzim di negeri ini. Sambil menunggu pesanan, kami berbincang banyak hal. … Continue reading

Sombong

Sudah kali ke sekian saya membantu sekolah Bali Mandara. Mulai dari berbagi ilmu, memberi training ke sahabat guru-guru, memberi semangat, info dan tips belajar dan beasiswa ke adik-adik, membantu via Bali Edukasi, atau sekedar membawa pihak Kedubes Amerika berkegiatan disana. Saya berkomitmen sejak awal memang ingin membantu disini, karena saya ingin adik-adik kurang mampu ini … Continue reading